Video Gadis Tampar Tentara Israel jadi Viral, Begini Akibatnya

233
0
SHARE

Seorang gadis remaja Palestina ditahan setelah video yang menampilkan dirinya menampar tentara Israel menjadi viral.

Video yang direkam pada Jumat (15/12/2017) itu memperlihatkan dua gadis remaja menghampiri dua tentara yang tengah berjaga di Tepi Barat.

Dua remaja Palestina itu semula terlihat hanya berbicara kepada tentara Israel. Namun kemudian mulai mendorong dan memukul, bahkan menampar salah satu tentara.

Sementara remaja lainnya merekam dengan menggunakan telepon selulernya.

Tentara yang berseragam dan bersenjata itu tampak tidak menanggapi tindakan yang dilakukan kedua remaja, diduga untuk memprovokasi dua tentara agar menyakiti mereka.

Dilaporkan AFP, Selasa (19/12/2017) pagi, tentara mendatangi rumah gadis remaja itu yang berada di desa Nabi Saleh di Tepi Barat, tak jauh dari lokasi kejadian.

Gadis remaja yang dilaporkan bernama Ahed Tamimi (17) itu kemudian dibawa tentara dengan mobil militer.

Ayah Tamimi, Bassem mengatakan para tentara tidak mengatakan alasan apapun saat membawa putrinya.

“Mereka tidak memberikan alasan untuk penangkapannya,” kata Bassem menambahkan para tentara Israel juga membawa telepon, komputer dan peralatan  elektronik lainnya.

Keluarga Tamimi diketahui adalah aktivis yang menentang pendudukan militer Israel di Tepi Barat.

Di kediamannya, sebuah foto yang memperlihatkan Tamimi saat kecil menggigit tangan seorang tentara yang akan menangkap seorang saudara laki-lakinya menjadi citra simbolis.

Sebelumnya, salah seorang anggota keluarga lainnya, Mohammed Tamimi (14), koma dan dirawat di rumah sakit setelah terkena peluru karet yang ditembakkan tentara Israel.

Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz mengatakan dalam wawancara radio, dirinya marah melihat video yang memperlihatkan tentaranya dipancing berbuat kasar dan direkam.

“Tapi tentara itu melakukan hal yang benar,” kata Yisrael.

Sementara disampaikan Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett, Tamimi dapat diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here